Efek buruk dari konsumsi minuman bersoda

Hal buruk apa yang terjadi pada tubuh anda jika and sering mengkonsumsi minuman bersoda?

soda
jenis jenis minuman bersoda

Kumpulan tulisan di bawah ini merupakan kompilasi dari efek bahaya yang dihasilkan dari minuma bersoda seperti yang dikatakan oleh para penulis buku kesehatan dan para ahli nutrisi

Michael Murray ND and Joseph Pizzorno ND
Encyclopedia of Natural Medicine, Revised Second Edition

“alergenisitas dari penisilin dalam populasi umum diangap setidaknya sebanyak 10 persen. hampir 25 persen dari individu yang menunjukkan gatal-gatal, angioedema (alergi kulit yang ditandai dengan pembengkakan pada area yang terpengaruh), atau anaphylaxis (reaksi alergi yang menyerang lebih dari satu fungsi organ tubuh yang bisa menyebabkan kematian) ketika menelan penisilin. Gatal-gatal dan gejala anaphylactic telah ditemukan pada penisilin yang terdapat dalam susu, soft drinks atau minuman bersoda dan makan malam beku.”

Minuman bersoda kalengan

Banyak faktor diet / pola makan umum yang ditemui saat ini dikatakan dapat mengakibatkan osteoporosis termasuk konsumsi makanan atau minuman yang rendah kalsium namun tinggi kandungan phosphorusnya, makanan yang tinggi protein, diet yang tinggi kandungan asam, konsumsi garam yang tinggi, dan defisiensi mineral. Kelihatannya peningkatan konsumsi soda merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap terjadinya osteoporosis. kekurangan vitamin K menyebabkan gangguan mineralisasi tulang. kekurangan boron berkontribusi besar-besaran pada osteoporosis sama seperti gejala yang ditunjukkan pada menopause.”

Soft drinks dan minuman yang mengandung soda telah lama dicurigai sebagai penyebab rendahnya level kalsium dan tingginya kadar phosphate di dalam darah. Ketika level fosfat tinggi dan level kalsium rendah, maka kalsium akan ditarik dari tulang. Konsentrasi fosfat di dalam minuman bersoda teramat sangat tinggi dan bisa dikatakan minuman tersebut sama sekali tidak mengandung kalsium.

Negara amerika menduduki peringkat tertinggi diantara semua negara dalam hal konsumsi soft drink. konsumsi soft drink atau minuman bersoda perkapitanya telah melebihi 150 liter petahunnya, atau sekitar 3 liter per minggunya.

konsumsi soft drink dan minuman bersoda oleh anak-anak akan menjadikan faktor resiko yang signifikan terhadap gangguan kalsifikasi (pengkapuran) atas pertumbuhan tulang”

Dari 57 anak-anak yang memiliki level kalsium darah yang rendah, sekitara 38 orang (atau 66,7 persennya) minum lebih dari 4 botol (300 hingga 500 liter) minuman bersoda setiap minggunya, namun hanya sekitar 48 (28 persen) dari 171 anak yang memiliki level serum kalsium  yang normal yang mengkonsumsi soft drink sebanyak itu. Berdasarkan hasil ini maka dapat diambil kesimpulan bahwa konsumsi minuman bersoda pada akhirnya kana menjadikan anak-anak memiliki level kalsium yang rendah. Hasil ini pada puncaknya akan menjadikan mineralisasi tulang yang buruk, sehingga resiko patah tulang pada anak-anak yang sering minum minuman bersoda dan soft drinks juga semakin tinggi.

James A Howenstine M.D.
Penulis Buku: A Physician’s Guide to Natural Health Products That Work

“Sebuah eksperimen yang menarik bahwa gula yang didapatkan pada satu gelas soft drink memiliki kemampuan untuk merusak sel darah putih yang dapat membunuh baketri gonococcal selama 7 jam.”

“soft drink dan minuman bersoda juga mengandung sejumlah besar phosphorus, yang ketika diekskresikan dapat menarik kalsium keluar dari tulang. Peminum soft drinks akan mengalami osteoporosis bersamaan dengan rusaknya arteri mereka.”

James Duke PhD
Penulis buku: The Green Pharmacy : The Ultimate Compendium Of Natural Remedies From The World’s Foremost Authority On Healing Herbs

“Waspada terhadap soft drink dan minuman bersoda, dimana minuman ini memiliki kandungan phosphorus yang sangat tinggi yang dapat melarutkan tulang.”

Marion Nestle
Penulis Buku: Food Politics: How the Food Industry Influences Nutrition and Health (California Studies in Food and Culture).

“Soft drinks dan minuman bersoda merupakan satu sumber kafein paling besar dalam pola diet pada anak-anak. sekaleng minuman bersoda seperti cola mengandung sekitar 45 miligrams kafein, dan diantara semua minuman bersoda yang paling kuat bahkan bisa memiliki kandungan kafein lebih dari 100 miligrams – sebuat level kafein yang juga bisa ditemukan pada kopi.”

“Soft drinks telah menggantikan susu dalam pola diet anak-anak di amerika, pun demikian halnya dengan orang dewasa. Sekolah-sekolah merefleksikan perubahan trend ini. Dari tahun 1985 hingga 1997, distrik di sekolah-sekolah mengurangi jumlah susu yang mereka beli hingga 30% dan meningkatkan pembelian minuman bersoda mereka.”

“Hubungan antara konsumsi soft drink dan kenaikan berat badan sangatlah kuat dimana peneliti mengkalkulasikan bahwa seitap sekaleng minuman bersoda yang diminum, maka resiko obesitas akan meningkat 1,6 kali lipat.”

“Anak remaja yang mengkonsumsi minuman bersoda menunjukkan resiko terjadinya patah tulang tiga hingga empat kali lipat lebih tinggi dibandingkan yang tidak.”

“Gula dan soft drink yang bersifat asam dapat secara mudah melarutkan enamel gigi.”

“Orang amerika minum 13.15 juta gallon minuman berkarbonasi setiap tahunnya”

William Duffy
dokter yang berbicara dalam dialog ini adalah, Dr. McCay, yaitu seorang ahli nutrisi di Naval Medical Research Institute.

“Saya terkaget-kaget sewaktu mempelajari,” katanya memberik kesaksian, “bahwa minuman  tersebut mengandung sejumlah substansi dari phosphoric acid (asam fosfor)… di Naval Medical Research Institute, kami meletakkan gigi manusai di dalam minuman bersoda yaitu kola.. dan sifatnya sama seperti cuka. Kandungan gula menyembunyikan sifat asam, dan anak-anak tak ada yang menyadari bahwa yang mereka minum itu mengandung campuran aneh yang terdiri dari asam, gula, kafein, pewarna, dan zat perasa.”

Carol Simontacchi
Penulis Buku: The Crazy Makers: How the Food Industry Is Destroying Our Brains and Harming Our Children

“satu liter aspartame – minuman yang diberikan pemanis dapat memproduksi sekitar 56 miligram methanol. ketika beberapa dari jenis minuman ini dikonsumsi dalam jangka waktu singkat (sekitar 1 hari), maka terdapat sekitar 250 miligram methanol masuk ke dalam aliran darah, atau sekitar 23 kali dari limit EPA”

“Apa yang terjadi, dalam keseharian, jika tejadi level sodium yang tinggi secara kontinyu di dalam aliran darah pada pola diet yang dipakai sehari-hari, adalah bahwa kita mengalami sejenis tipe hypernatremia akut yang tak cukup untuk membunuh kita atau menyebabkan selubung myelin hilang integritasnya, namun cukup untuk membuat sodium dan potassium terpompa sedikit disregulasi dan melemparkan sistem elektris pada otak. Orang amerika minum minuman bersoda yang mengandung sodium dan karenanya menganggu keseimbangan simpanan mineral.”

Greg Critser

penulis buku : Fat Land : How Americans Became the Fattest People in the World

“sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti universitas harvard pada Boston Children’s Hospital di tahun 2001 menyimpulkan bahwa kelebihan kalori cair menghambat kemamupuan anak yang berusia lebih tua untuk mengkompensasikan jam makan mereka, sehingga menyebabkan ketidakseimbangan kalori, dan pada waktunya akan menghasilkan obesitas.”

Satu ekstra sof drink setiap hari dapat membuat anak-anak beresiko mengalami obesitas setinggi 60%. seseorang bahkan dapat menghubungkan jumlah spesifik dari soda pada jumlah spesifik dari peningkatan berat badan. setiap hair minum soda dapat menambahkan 0.18 pon pada berat badan anak-anak. inilah yang dicatat oleh para peneliti, yang mengesampingkan makanan lain atau berapa banyak mereka berolahraga. “konsumsi gula (sirup jagung fruktosa tinggi / high fructose corn syrup), katanya menyimpulkan, “berhubungan dengan obesitas pada anak-anak.”

Samuel S. Epstein MD
Penulis buku: The Safe Shopper’s Bible : A Consumer’s Guide to Nontoxic Household Products

Sakarin adalah agen pemanis non kalori dan non nutrisi yang berusia 100 tahun. penggunaannya telah meledak lebih dari 20 tahun terakhir sebagai pokok makanan dan minuman yang gila. kebanyakan yang mengkonsumsi sakarin ini adalah remaja, dan bukan pada penderita diabetes dan obesitas. sekarang masyarakat tahu dengan jelas bahwa makanan yang mengandung sakarin efektif dalam mengontrol berat badan dan telah diiklankan oleh industri soft drink (melalui lembaga kontrol kalori) bahwa keuntungannya melebih dari resiko bahaya kesehatan yang diberikannya.”

“lebih dari selusin tes pada hewan selama tiga puluh tahun terahkhir menunjukkan efek carcinogenis (karsinogen = yang dapat menyebabkan kanker) dari sakarin dalam kandung kemih dan organ lainnya, terutama pada organ reproduksi betina, dan dalam beberapa contoh dosisnya serendah atau sama dengan 1 atau 2 botol konsumsi soda harian.”

“Penyelidikan dari dewan publik menyimpulkan bahwa data eksperimental tidak mengesampingkan efek oncogenic ( gen yang termodifikasi sehingga meningkatkan keganasan sel tumor) dari aspartame, sehingga, pada hal yang berkebalikan, mereka muncul untuk menunjukkan kemungkinan bahwa aspartame, jika diberikan dalam jumlah yang “besar” seperti dalam penelitian, dapat berkontribusi terhadap berkembangnya tumor otak. sampai penemuan kontroversial pada kanker otak dalam uji coba terhadap hewan ini selesai, disarankan untuk jarang menggunakan zat aspartame ini, atau tidak sama sekali.”

kemasan botol PET: Polyethylene terephthalate (PET) digunakan pada kontainer softdrink. Botol PET dapat melepaskan sejumlah kecil dimethyl terephthalate ke dalam makanan dan minuman. Meskipun National Cancer Institute mengklaim bahwa dimethyl terephthalate adalah noncarcinogenic (tidak menyebabkan kanker), namun hasil ini masih dipertanyakan. beberapa ahli percaya bahwa campuran ini bersifa carcinogenic (dapat menyebabkan kanker)”

Neal Barnard MD
Penulis buku: Foods That Cause You to Lose Weight: : The Negative Calorie Effect

“keuntungan lainnya dari menghindari soda adalah bahwa anda juga menghindari kafein yang juga terkandung di dalamnya. kafein merupakan diuretic lemah yang dapat mengakibatkan hilangnya kalsium melalui ginjal.”

Dr. Earl Mindell
Penulis buku : Earl Mindell’s New Vitamin Bible

kidsoftdrink
anak anak minum soft drinks soda

“penelitian terbaru telah menghubungkan antara minuman bersoda dengan kegemukan semasa kanak-kanak dan diperkirakan 200 sekolahan di provinisi setempat di negara amerika telah meneken kontrak dengan perusahaan soft drink yang memberikan pada mereka hak eksklusif untuk menjual produk minuman bersoda di sekolahan.”

“Sakarin adalah petroleum noncaloric turunan yang diestimasikan 300 hingga 500 kali lipat lebih manis dibandingkan gula. sakarin ini digunakan pada diet soft drinks. studi yang telah dilakukan pada tahuan 1970an menghubungkan konsumsi sakarin dengan kanker kandung kemih pada laboratorium hewan.”

“anak-anak yang minum sejumlah besar diet soda yang mengandung aspartame rentan terhadap bahaya efek samping minuman bersoda ini.”

“Aspartame mengandung methyl atau wood alcohol, yang dapat menganggu perkembangan otak pada janin.”

“21 persen dari gula yang ada dalam pola diet orang amerika berasal dari soft drinks. hal itu lebih dari sekedar konsumsi tak sehat dari kalori yang kosong. ini merupakan overload berbahaya dari kafein dan memiliki bahaya potensia, serta zat tambahan yang dapat menghilangkan nutrisi.”

“Soft drinks mengandung sejumlah besar phosphorus, yang dapat menyingkirkan kalsium tubuh terhadap rasio phosphours (dua kali lipat perbandingan kalsium terhadap phosphorus), mengurangi kalsium menjadikan berkurangnya kemampuan tubuh untuk menggunakan kalsium tersebut.”

“Pada siapapun yang berusia 40 tahun, soft drinks dapat mengakibatkan bahaya besar dikarenakan ginjal telah menurun kinerjanya dalam mengeluarkan kelebihan fosfor, sehinga mengakibatkan pengurangan kalsium yang vital bagi tubuh.”

“konsumsi soft drink dalam jumlah besar dapat menginterferensi metabolisme tubuh terhadap zat besi dan menghilangkan transmisi impuls saraf.”

“Minuman cola dapat berinteraksi negatif dengan antasida (obat pereda asam lambung), dan memungkinkan untuk menyebabkan konstipasi, kekurangan kalsium, hipertensi, mual, muntah, sakit kepala dan kerusakan ginjal.”

“soft drinks dapat mengurangi aksi antibacterial dair penicillin dan ampicillin.”

“Diet soda yang rendah kalori namun kaya akan sodium. teralu banyak garam dalam pola diet dapat mengakibatkan kalsium dikeluarkan melalui urin dan meningkatkan resiko terjadinya osteoporosis.”

Konsumsi berlebih dari soft drinks, yang kaya akan phosphorus, juga dapat mengurangi kalsium pada tubuh anda dan meningkatkan resiko terkena osteoporosis.”

Jean Carper
Penulis buku: Food: Your Miracle Medicine : How Food Can Prevent and Cure over 100 Symptoms and Problems

Tes yang dilakukan di Johns Hopkins University School of Medicine oleh Roland R. Griffiths, MD menunjukkan bahwa caffein withdrawal dapat menyerang orang yang minum segelas kopi seduh atau soft drinks berkafein setiap hari. lebih lanjut, Dr. Griffiths menemukan bahwa gejala caffeine withdrawal diantaranya termasuk sakit kepala, kelelahan, depresi ringan, otot sakit dan kaku, merasa seperti terkena flu, mual dan muntah.”

“Orang yang mengkonsumsi paling tidak satu gelas minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, atau soft drinks akan rentan terkena PMS (premenstrual syndrome). dan semakin banyak kafein yang mereka minum maka semakin besar pula gejala PMS nya.

Elson M Haas MD
Penulis Buku: The Detox Diet: A How-To and When-To Guide for Cleansing the Body

“Fosfor paling ditemukan pada kebanyakan minuman bersoda dan diet soda. diet fosfor berbanding kalsium idealnya 1:1. Rasio rata-rata dari diet orang amerika seringnya berjumlah lebih dari 2:1 dan terkadang bahkan 4:1 atau 5:1. Pada level ini, dilakukan komponsasi dengan jalan pembuangan kalsium dari tulang, level darah berkurang dan demineralisasi tulang. pola diet yang tinggi fosfor dan rendah kalsium telah menunjukkan kurangnya kepadatan tulang dan meningkatnya pengapuran jaringan.”

“gigi tanggal, penyakit periodontal (gusi), dan gingivitis dapat menjadi suatu permasalahan, terutama terhadap konsumsi fosfor yang tinggi seperti yang teradapat pada soft drinks. semua jenis masalah tulang dapat terjadi dengan defisiensi kalsium yang terlalu lama, dan menjadikan kepadatan tulang berkurang. Ricket pada anak-anak, osteomalacia (pengurangan kalsium tulang) pada orang dewasa, dan osteoporosis (porous dan patah tulang) dapat terjadi ketika kalsium ditarik dari tulang lebih cepat daripada kalsium yang disimpannya. Fraktura atau patah tulang lebih sering terjadi pada penderita osteoporosis dan hamir 8 juta kasus terjadi di amerika setiap tahunnya yang berhubungan dengan penyakit defisiensi kekurangan nutrisi yang sudah lazim ini.

pola diet tinggi fosfor, sama seperti yang ditemukan pada diet yang tinggi daging, soft drinks dan makanan junk food lainnya, dapat secara cepat berakibat pada metabolisme kalsium. gejala kekurangan kalsium potensial akan terjadi ketika konsumsi kalsium amat sangat banyak. sebuat rasio diet rendah kalsium tinggi fosfor meningkatkan terjadinya hipertensi dan resiko colon rectal cancer.”

Barnet Meltzer MD
Penulis Buku: Food Swings: Make the Life-Changing Connection Between the Foods You Eat and Your Emotional Health and Well-Being

“Namun soft drinks jauh dari yang namanya soft. tinggi kandungan fosfor dan asam fosfor, mereka menyuspu ke dalam cairan tubuh, dan mengkorosikan lapisan perut, menganggu keseimbangan acid alkaline pada ginjal, dan akan memangsa liver anda seperti hannibal lecter. soft drinks juga mengandung kafein tersembunyi, gula yang dimurnikan dan juga zat kimia artifisial.”

Ralph T Golan ND
Optimal Wellness

“hindari makanan olahan dan minuman bersoda soft drinks, fosfat yang dikandungnya dapat mengakibatkan hilangnya kalsium dan ekskresi.”

Dr. Gary Null
“Natural Living” radio show.

Sebuah studi yang berhubungan dengan kafein dan kesuburan menemukan fakta bahwa hanya dengan satu soft drinks berkafein setiap hari diasosiasikan dengan pengurangan kesempatan kehamilan sebesar 50%

“penting dicatad disini bahwa soft drinks merupakan satu sumber dari phosphorus dalam pola diet amerika saat ini. berdasarkan perkataan Dr. Steenblock, kelebihan phosphorus merupakan satu faktor kontribusi besar dalam terjadinay osteoarthritis.”

James A May
United American Industries Inc.

“penyerapan pada primata mengalami peningkatan jika mehanol ditelan sebagai free methanol seperti yang terjadi pada soft drinks setelah dekomposisi aspartame selama masa penyimpanan atau makanan yang dipanaskan.  menilai apakah aspartame yang diturunkan dari methanol benar-benar ada dalam wujud bebasnya atau masih esterfiikasi pada phenylalalnine, konsumsi 10 persen dari berat aspartame pada individu akan diserap oleh aliran darah sebagai methanol dalam waktu beberapa jam setelah konsumsi.”

Marcia Zimmerman CN
The A.D.D. Nutrition Solution : A Drug-Free 30 Day Plan

“sodium benzoate digunakan sebagai pengawet (pengontrol mikroba) dalam makanan, termasuk soft drinks, jus buah, margarine, permen, acar dan selai. pengawet menambahkan sodium pada diet dan mengurangi keberadaan potassium. beberapa orang melaporkan reaksi terhadap sodium benzoate termasuk terjadinya urticaria (gatal-gatal), asma dan eczema.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s